Blog Archive
-
▼
2017
(445)
-
▼
June
(56)
- Erdogan Kecam Saudi soal Intervensi Qatar
- Sudahlah, Amerika-Israel Sudah Kalah di Suriah
- Jahatnya Framing Tempo, Menyebut Kelompok 'Sahur O...
- "15 TAHUN KPK KERJA: MAKIN SIBUK MAKIN BAIK, PADAH...
- Rusia Ancam Tembak Pesawat Amerika
- Isolasi Qatar Gagal, Saudi Kembali Kalah
- Hanya di Republik Tongkol
- Suriah Timur Makin Panas, Amerika Tembak Jatuh Pes...
- Unjuk Gigi, Iran Luncurkan Rudal Jarak Jauh ke Suriah
- *SURAT TERBUKA UNTUK MUSLIM PEMBENCI HABIB RIZIEQ ...
- Dikabarkan Tewas, Siapa Pengganti Al-Baghdadi?
- 7 Pelaut Hilang setelah Destroyer AS Tabrakan di J...
- LISTRIK AKAL AKALAN OLIGARKHI DAN TAIPAN
- DALAM KUNGKUNGAN KEBOHONGAN (KAUM RASIS) JOKOW(I)E...
- Fahri Hamzah tentang KPK
- Bukti-Bukti Keberadaan Manusia Raksasa Sengaja Dih...
- Pasukan Suriah Berhasil Capai Perbatasan Irak
- Berdirinya Negara Kurdi Merdeka yang Tidak Terbend...
- Mengherankan, Iran Tuduh Saudi Pelaku Serangan Teror
- Sepatu Presiden dan Kegilaan Tiada Ujung
- Pakistan Bantah Rumor akan Kirim Pasukan ke Qatar
- DIY tutorial : Power bank
- Jokowi di Mata Kelas Menengah Atas
- Ini Identitas Pengunggah Chat Porno yang Dituduhka...
- Mulai Gerahnya Sejumlah Pihak Di Istana Setelah 'T...
- Qatar Siaga Perang
- Drone Iran Buntuti Drone AS di Suriah
- OPERASI RAHASIA SERANG ANIES-SANDI DAN HABIB RIZIEQ
- Hilangnya Kepercayaan Rakyat Kepada Presiden!
- Sri Lanka Butuh Bantuan Internasional, Termasuk Da...
- Info Puasa : Puding Caramel Cocok Banget Buat Buka...
- Ahok, Kisah Cinta dan Kekalahan yang Dilanjutkan (...
- Amnesty International Pastikan AS Gelontorkan Senj...
- Konsisten Bohong Sejak Kampanye Pilpres 2014
- Rahasia Kecantikan Luna Maya Dengan "Coconut Oil"
- Drone Mini DJI Spark Sudah Meluncur Di Indonesia
- Iran di Balik Pengucilan Qatar oleh Arab
- Aiptu Fransisco De Araujo Bunuh Diri Dengan Menemb...
- Dua Guru Ngaji Pelaku Bom sudah Diamankan Polisi
- Sinopsis Pirates Of The Caribbean Dead Men Tell No...
- Surat Terbuka Warga Solok Perihal Persekusi
- Serangan London, Kebohongan yang Sengaja Dipertont...
- Presiden kok Ngomong Gini?
- Anies Jadi Perhatian Dunia Islam
- Cegah Milisi Shiah Irak Masuk, Milisi Pro AS Bangu...
- Ulama dan Masyarakat Aceh Siap Baiat pada Habib Ri...
- SKENARIO CHAOS 2017. WASPADALAH............
- Rekayasa Polri dlm Kasus Habib Rizieq Satu Persatu...
- Sinopsis Top Coat Cash (2017)
- Serangan Udara Rusia Hancurkan 3 Konvoi ISIS di Raqqa
- Perisai Lahir Batin Amien Rais
- Situs Penebar Hoax Ternyata Piaraan Istana?
- Kelahiran Pancasila bukan 1 Juni?
- Hassan Nasrallah Kecam KTT Arab-Amerika yang Dihad...
- Milisi Pro-AS Serang Pasukan Suriah di Jalan Raya ...
- Tangan-Tangan Setan Masih Mencengkeram Iran (5)
Sri Lanka Butuh Bantuan Internasional, Termasuk Dari Indonesia
Berita Terupdate ~ Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia, Dharsana M. Perera, menceritakan bagaimana keadaan negaranya pascabencana. Sebagian Sri Lanka luluh lantak Infrastruktur rusak parah, ratusan nyawa melayang, dan bantuan sulit masuk ke beberapa tempat di negaranya. Namun, hal itu cuma gambaran kecil dari kondisi di lapangan.
Tak hanya itu, kerusakan fisik dan infrastruktur berpengaruh kepada menurunnya jumlah wisatawan yang datang ke negara Asia Selatan tersebut.Dari data Otoritas Pembangunan Pariwisata Sri Lanka (SLTDA), cuaca buruk menyebabkan penurunan jumlah wisatawan sebanyak 2,5 persen. Padahal, pariwisata jadi salah satu tulang punggung perekonomian Sri Lanka. Negara ini telah mendulang banyak penghargaan global terkait wisata.
Mulai dari petualang tersohor Italia, sampai yang paling baru, buku panduan wisata lonely planet, punya pandangan sama. Negara ini adalah salah satu tujuan melancong terbaik.Dubes Perera menegaskan, negaranya tak boleh berlarut-larut dalam kesedihan bencana ini bisa ditangani.
Mengandalkan kekuatan sendiri mustahil memang. Demi mengatasi banjir yang menerjang sepertiga bagian, Sri Lanka butuh bantuan internasional, termasuk dari Indonesia.RI merupakan sahabat karib negaranya. RI selalu ada di setiap masa sulit adalah bukti betapa pedulinya Indonesia.Ia masih ingat betul, saat Presiden Joko Widodo mengirimkan bantuan beras kepada negaranya yang sedang dilanda kekeringan.
Perera pun percaya saat ini Indonesia bisa berkontribusi besar. Tidak hanya pemerintah, rakyat Indonesia yang mau membantu juga bisa difasilitasi.Ada dua cara. Pertama membawa langsung ke kantor Kedutaan Sri Lanka. Kedua melalui transfer melalui Standard Chartered Bank cabang Satrio dan dengan nama akun Embassy Sri Lanka dan nomor rekening 306 092356 45.
Di samping itu, Perera melihat Sri Lanka punya kesamaan dengan Indonesia. Dua negara yang berada di tepian Samudera Hindia ini rawan bencana.Beberapa kali Indonesia diterjang bencana besar. Banjir, erupsi gunung berapi, gempa bumi, tanah longsor, juga tsunami.
Namun, ada satu hal yang sangat dikagumi Dubes Perera. Indonesia adalah negara yang cepat tanggap dan bisa merestorasi keadaan setelah bencana dengan sangat baik. Untuk itu, ia menganggap Sri Lanka harus belajar penanggulangan bencana dari Indonesia.
MENANGKAN RATUSAN RIBU SAMPAI JUTAAN RUPIAHHANYA DENGAN MODAL 20RB SAJA!!!KLIK DI SINI
No comments:
Post a Comment