Powered by Blogger.

Search This Blog

Blog Archive

Labels

Labels

agama (10) ekonomi (20) Entertaiment (20) Hiburan (13) Internasional (10) Kesehatan (16) Movie (34) Nasional (69) politik (224) sejarah (15) Slider (163) Sports (2) zionisme/conspiracy theory (25)
Indonesian Free Press -- Presiden Turki dan sekutu Qatar Tayyep Erdogan mengecam Saudi Arabia sebagai 'melakukan intervensi ilegal' terhadap Qatar.

Hal tersebut menanggapi tuntutan Saudi Arabia kepada Qatar sebagai syarat penghentian konflik diplomatik antara koalisi pimpinan Saudi dengan Qatar.

Seperti dilaporkan Veterans Today, Ahad (25 Juni), juga Erdogan menyebut tuntutan Saudi kepada Qatar telah melanggar hukum internasional.

Berbicara pada hari Idhul Fitri Erdogan mendukung langkah Doha terhadap 13 poin tuntutan Saudi itu, "karena kami menganggap ke-13 tuntutan itu melanggar hukum internasional," kata Erdogan seperti dilansir media Turki Anadolu.

"Apa yang kami katakan di sini adalah (yang dilakukan Saudi) adalah sebuah serangan terhadap negara berdaulat. Tidak ada hukum internasional yang mengijinkan adanya serangan terhadap sebuah negara berdaulat," kata Erdogan.


Turki dan Iran telah menunjukkan dukungan kepada Qatar dengan mengirimkan makanan ke Qatar setelah Saudi dan koalisinya seperti Bahrain, Mesir dan Uni Emirat Arab menutup perbatasan dengan Qatar dan melarang penerbangan dan transportasi lainnya ke negara itu. Amnesty Internasional menyebut aksi Saudi tersebut telah mengancam kehidupan ribuan warga Qatar.

Sehari sebelumnya (24 Juni), Qatar mengecam tuntutan Saudi dan menyebutnya sebagai hal yang tidak masuk akal.

Di antara tuntutan-tuntutan tersebut, yang sebelumnya telah beredar luas di media internasional, adalah penutupan jaringan televisi Al Jazeera, pembatasan hubungan dengan Iran, serta penutupan pangkalan militer Turki di Qatar.

Erdogan juga menyebut tuntutan terakhir tersebut sebagai 'tidak menghormati Turki'.

Turki sendiri telah mengirim dua kelompok pasukan yang dilengkapi kendaraan lapis baja ke Qatar sebagai tambahan pasukan yang ada di pangkalannya di Qatar. Menhan Turki Fikri Isik juga mengatakan bahwa penambahan pasukan akan terus dilakukan.

Media Turki Hurriyet melaporkan bahwa Turki dan Qatar juga akan menggelar latihan militer bersama paska Idhul Fitri. Angkatan Udara Turki juga dilibatkan dalam latihan ini, sebut Hurriyet.(ca)
Indonesian Free Press -- Amerika dan Israel masih berusaha keras untuk mewujudkan ambisinya menguasai dan menananamkan pengaruh permanen di Suriah sembari mengekang kamajuan pengaruh Iran di wilayah tersebut. Namun, Amerika-Israel sudah kalah dan semua upaya itu tidak mungkin terealisir.

Demikian pernyataan editor senior Veterans Today Ian Greenhalgh dan senator Amerika Tim Kaine terkait dengan aksi-aksi terakhir Amerika dan Israel di Suriah yang mencoba membangun kekuatan baru di Suriah timur setelah koalisi pro-Suriah berhasil menguasai wilayah barat Suriah.


"Masalahnya adalah, kekuatan gabungan Iran, Syria, Rusia dan Hezbollah telah memenangkan peperangan. Mereka hanya perlu untuk menghancurkan kelompok-kelompok teroris yang tersisa. Amerika pun mengetahui hal ini. Itulah sebabnya mereka (hanya bisa) berusaha mempengaruhi bentuk Suriah dan Irak paska-perang," tulis Greenhalgh di Veterans Today, kemarin (27 Juni).

Seperti sudah dilaporkan di blog ini, saat ini Amerika dan Israel tengah berusaha keras untuk membendung pengaruh Iran di Suriah dengan membangun basis wilayah di Suriah timur, memblokir jalur suplai dari Iran dan Irak ke Suriah hingga Laut Mediterania.

"Amerika tengah berusaha keras untuk mencoba membangun semacam negara baru di Suriah Timur pada saat ISIS mencapai tahap kehancuran. Ini untuk mencegah terbentuknya jembatan darat yang membentang antara Irak, Irak dan Suriah yang akan menjadi keuntungan strategis (bagi Iran) dan memungkinkan pasukan dan suplai bergerak bebas (melalui jalur itu). Amerika, Israel dan Saudi ingin memecah Syria, Iraq dan Iran menjadi negara-negara kecil yang lemah melalui apa yang disebut 'Balkanisasi' setelah pecahnya Yugoslavia tahun 1990-an," tambah Greenhalgh.

Greenhalgh juga menambahkan bahwa pembangunan kembali Suriah dan Irak paska perang juga telah menjadi konsern Qatar dan Turki. Inilah salah satu faktor mengapa koalisi Saudi berusaha mengisolir Qatar.

Menurut Greenhalgh, upaya Amerika dan Israel itu akan menghadapi perlawanan sengit dari Iran, Rusia, Irak dan Suriah sehingga berpotensi menjadi pemicu konflik lebih serius yang bisa berujung pada perang dunia.

Sementara itu senator Tim Kaine, seperti dilansir media Iran FARS, mengatakan bahwa serangan-serangan yang dilakukan Amerika di dalam wilayah Suriah, terlebih lagi ditujukan kepada pasukan Suriah, merupakan 'aksi ilegal'.

"Katakan kepada regim Pentagon yang mengklaim aksinya menembak pesawat SU-22 Suriah sebagai “collective self-defense” untuk melindungi sekutunya. Ini jauh di luar misi Amerika di Syria, yaitu memerangi ISIL. Hal yang sama ketika rudal-rudal Tomahawk ditembakkan ke pangkalan militer Suriah beberapa waktu sebelumnya," kata Kaine.

Kaina juga menyebut aksi Amerika di Suriah timur sebagai aksi ilegal karena tidak didukung oleh mandat PBB atau permintaan resmi pemerintah Suriah.

"Tidak perlu berfikir strategis untuk menyadari bahwa dengan berusaha menguasai wilayah yang ditinggalkan ISIL, Amerika berusaha mendapatkan apa yang gagal didapatkan selama kampanye 'perubahan regim'. Kekuatan gabungan Iran, Syria, Russia dan Hezbollah kini menguasai wilayah barat Suriah (yang padat penduduk dan perkotaan) dan kini bergerak untuk merebut wilayah timur yang masih dikuasai ISIL. Segeraka mereka akan dibantu oleh pasukan Suriah yang juga tengah bergerak ke barat. Ini bukan masalah menanamkan pengaruh, melainkan masalah pembebasan seluruh Iraq dan Syria (dari teroris)," kata Kaine.

Menurut Kaine, konflik di Suriah timur tidak didukung oleh masyarakat internasional, termasuk Eropa, yang melihat resikonya terlalu berat untuk ditanggung. Ia mengingatkan, dengan 160.000 pasukan Amerika telah gagal untuk mengontrol Irak paska invasi tahun 2003.(ca)

Tempo tak kenal lelah memojokkan umat Islam dalam pemberitaannya. Kali ini mereka membuat framing jahat terkait peristiwa penusukan seorang prajurit TNI. Dalam judul beritanya tertulis: Anggota TNI Tewas Ditusuk Kelompok 'Sahur On The Road'.

Judul tersebut dimuat dalam Tempo.co pada Ahad, 18 Juni 2017. Kemudian diganti dengan judul: Tentara Ditusuk, Pengemudi Ayla Tabrak Kelompok 'Sahur On The Road'. Alasannya karena tentara yang ditusuk tidak tewas.

Judul telah diubah, namun framing media tersebut menyudutkan umat Islam masih kuat terasa. Dalam lead tertulis:

Sekelompok pemuda yang tengah melakukan 'sahur on the road' terlibat penyerangan terhadap anggota TNI Angkatan Darat di dekat patung Ondel-ondel, Kemayoran, Jakarta Pusat.


Saya menduga Tempo berani menulis identitas kelompok tersebut karena sudah mengetahui siapa mereka. Namun jika menilik berita selanjutnya, terlihat jelas bahwa Tempo hanya bersandar pada keterengan sepihak polisi, tanpa melakukan cover both sides.

"Saat korban sedang ngopi bersama teman-temannya, ada kelompok sahur on the road menghampiri dan berteriak kasar," kata Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Suyudi Ario Seto pada Minggu, 18 Juni 2017.

Dan semakin jelas jika kita membaca akhir berita ini yang menyebutkan bahwa polisi juga belum mengetahui identitas kelompok 'sahur on the road'.

Polisi belum mengetahui identitas pengemudi itu maupun kelompok sahur on the road. Saat ini polisi meminta keterangan dari lima anggota TNI terkait dengan kasus ini.

Di sisi lain, ada kejanggalan soal waktu. Menyebut mereka sebagai kelompok sahur on the road tapi waktu kejadian pada pukul 23.47 WIB seperti tertulis di beritanya. Padahal itu masih jauh dari waktu sahur.

Suyudi mengatakan peristiwa itu terjadi pada pukul 23.47, Sabtu, 17 Juni 2017. Kelompok pemuda yang menggelar 'sahur on the road' berjumlah 15 orang. "Dua orang di antaranya mengeluarkan celurit," ujar dia.

Lalu Tempo menyebut kelompok tersebut melakukan penyerangan kepada warga dengan membawa celurit.

Berdasarkan keterangan saksi, kelompok sahur on the road itu kabur ke kawasan Jalan H. Jiung, tak jauh dari kawasan Patung Ondel-Ondel. Di sana, mereka berbuat onar dengan menyerang anak-anak dan penduduk setempat.

Kita mengutuk aksi tersebut dan mendukung polisi untuk menangkap pelakunya. Namun dengan menyebut secara jelas bahwa pelakunya adalah kelompok sahur on the road adalah sebuah kesalahan fatal dan patut dicurigai menyudutkan umat Islam.

Ini framing jahat. Belum mengetahui identitas sebenarnya, lalu ada keanehan soal waktu, kemudian ditulis melakukan penyerangan kepada anak-anak dan membawa celurit.

Ada upaya menggiring opini bahwa 'sahur on the road' sangat rawan. Terkesan kuat mendukung kebijakan Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat yang melarang kegiatan 'sahur on the road' karena dianggap bisa menimbulkan kerawanan.(***)


Keterangan: Dicopas dari situs Suara Bangsaku, 21 Juni 2017
Semakin #OTTrecehan semakin sadar kita bahwa ini hanya pengalihan...

Kita memang terbiasa ditipu...
Berabad-abad...

Negara kita punya lembaga audit...
Hasil temuan bertrilyun2....
Itu uang negara...

#OTTrecehan bukan uang negara..

Sementara auditor mengeluh kenapa temuan mereka justru tidak menjadi alat bukti korupsi... #AuditBPK vs #ottrecehan

Apalagi kalau KPK mau advokasi SDA/ESDM... ini contohnya temuan di PT Freeport... nilai kerusakan lingkungan hampir 200 Trilyun..

Pertanyaanya: kenapa hasil audit ber-TT kerugian negara susah payah ini gak jadi temuan korupsi? Lalu belok cari THR idulfitri? 😁😁😁😁

OTT dalam terminologi hukum berbeda dengan OTT dalam terminologi KPK...


Itu yang menjelaskan kenapa KPK gandrung OTT karena gak ada dasarnya dalam hukum acara... suka2 aja..kadang berdasarkan pesanan..

Pertanyaannya kok #15TahunKPK OTT makin banyak?

Bukankah ini pengakuan korupsi tambah banyak? Lalu sukses KPK di mana?

Karena sukses menurut KPK beda dengan kosakata umum... menurut KPK sukses itu sama dengan sibuk..

Jadi KPK merasa sukses kalau setiap hari konferensi pers.. OTT.. OTT.. OTT... makin sibuk makin baik... iya kan?

Jadi sukses artinya makin sibuk karena masalah tambah banyak dan gagal artinya tidak sibuk karena masalah selesai...

KPK tidak menisbatkan sukses pada penyelesaian masalah... tapi pada bertambah rumit dan makin sulit diatasi..

Makanya audit sebagai standar penegakan sistem gak mau diikuti... KPK gak suka langkah terukur...

Ini yg mau diperiksa DPR...
Kenapa sih gak terbuka aja 👀....Jelasin aja... 👌

Twitter @Fahrihamzah
17.33-19.10 20/6/2017
Konflik Suriah semakin panas setelah Amerika menembak jatuh pesawat pembom Suriah. Rusia mengancam akan menembak jatuh pesawat Amerika yang terbang di wilayah yang dikuasai Rusia di Suriah.

"Di area-area dimana pesawat-pesawat Rusia melancarkan misi tempur di Suriah, setiap obyek terbang, termasuk jet-jet dan drone dari koalisi internasional (Amerika) yang berada di sebelah barat Sungai Eufrat akan dianggap sebagai sasaran oleh sistem pertahanan Rusia," demikian pernyataan Kemenhan Rusia, 20 Juni, seperti dilaporkan Veterans Today.

Sejalan dengan ancaman itu, Rusia juga mengumumkan telah menghentikan 'kontak' dengan Amerika yang selama ini disepakati digunakan untuk mencegah terjadinya kesalah-fahaman dan meluasnya konflik. Rusia menyebut tindakan Amerika menembak pesawat Suriah sebagai 'tindakan agresi'.


Sementara itu Veterans Today melaporkan bahwa serangan rudal Iran terhadap ISIS di Suriah telah menimbulkan dampak signifikan.

"Serangan enam rudal jarak menengah Iran terhadap ISIS di Deir-Ezzor menjadi sebuah kejutan, namun juga tidak dengan dua alasan. Melihat ke belakang, hal ini menunjukkan bahwa Iran terlalu bersabar untuk tidak melakukan hal ini sebelumnya. Dan dengan melakukan serangan itu, Iran mendapat kesempatan untuk menunjukkan keakurasian rudal-rudal jarak menengahnya," tulis Veterans Today.

Media-media Iran menyebut rudal yang ditembakkan adalah jenis Zulfiqar dan Qiam, dua rudal ballistik jarak menengah buatan domestik dengan daya jangkau 700 km. Serangan tersebut diklaim Iran telah menewaskan lebih dari 300 teroris ISIS beserta komandannya.

Jubir Tentara Pengawal Revolusi Iran (IRGC) Ramezan Sharif mengatakan hari Senin (19 Juni) mengatakan bahwa peluncuran rudal-rudal tersebut berhasil mengenai sasaran dengan tepat.

“Berdasar informasi yang terpercaya, operasi peluncuran rudal terhadap Daesh telah berjalan sukses. Serangan ini hanyalah bagian kecil dari kemampuan Iran untuk menghukum para teroris dan musuh.”

Sementara Amir Ali Hajizadeh, komandan Angkatan Rudal IRGC (Aerospace Force), mengklaim memiliki bukti kuat tentang keberhasilan itu.

"Drone kami yang terbang dari Damascus ke Der az-Zour mengirimkan gambar saat-saat serangan itu terjadi. Rudal-rudal itu menghantam sasaran dengan tepat,” kata Hajizadeh.

"Mengidentifikasi pangkalan-pangkalan teroris dan mengumpulkan data inteligen terkait dengan hal ini adalah masalah tersendiri. Kemudian, menembakkan rudal dari jarak 600-700 km ke sasaran berupa bangunan kecil membawa pesan yang kuat, bahwa mereka harus sadar dimana kemampuan Iran sebenarnya," tambahnya.(ca)
Saudi Arabia kembali mengalami kekalahan setelah politik isolasi Qatar yang digagasnya menunjukkan tanda-tanda gagal total. Ini menyusul sejumlah kegagalan lain yang dialami Saudi dalam beberapa tahun terakhir, seperti konflik Suriah dan Yaman, dan secara umum adalah kegagalan mengisolir Iran.

Setelah dengan 'gagah berani' mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dan isolasi Qatar bulan ini, koalisi pimpinan Saudi Arabia menunjukkan tanda-tanda mengendur.

Seperti dilaporkan Sputnik News, 15 Juni lalu, Menlu Saudi Adel al-Jubeir mengatakan bahwa blokade 'de facto' yang diterapkan kepada Qatar sebenarnya bukanlah blokade dan Saudi Arabia bersedia untuk mengijinkan pengiriman bahan-bahan makanan dan obat-obatan yang dibutuhkan Qatar.


Sementara itu Menteri Penerbangan Sipil Mesir Sherif Fathy mengumumkan bahwa maskapai Qatari Airlines tidak lagi dilarang terbang ke Mesir, disusul kemudian oleh pernyataan pemimpin Mesir Abdel Fatah al-Sisi yang mengatakan bahwa konflik diplomatik Qatar tidak boleh dibiarkan membesar menjadi perang.

Hal tersebut menyusul sejumlah langkah dan pernyataan sejumlah negara berpengaruh yang menunjukkan dukungannya pada Qatar. Selain Turki dan Iran, Irak, Kuwait, Oman, Maroko dan Yordania menunjukkan dukungannya pada Qatar. Uni Eropa yang menjadi pasar migas Qatar diduga kuat juga telah memberikan dukungannya pada Qatar meski tidak dinyatakan terang-terangan.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, misalnya, mengecam langkah Saudi dan koalisinya mengisolir Qatar sebagai 'kesalahan fatal yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam'.

Sementara PM Irak Haider al-Abadi menyebut langkah Saudi tersebut 'hanya mencederai rakyat kecil' dan tidak berpengaruh pada kepemimpinan Qatar.

Namun, tamparan paling keras pada langkah Saudi justru dilakukan Amerika, negara yang awalnya mendukung langkah Saudi. Di tengah konflik diplomatik yang tengah berlangsung, Amerika mengirimkan dua kapal perang ke Qatar untuk menggelar latihan perang bersama tuan rumah. Tidak hanya itu, Amerika dan Qatar juga memastikan kontrak pembelian 36 pesawat F-15QA Eagle senilai $12 miliar.(ca)

Pesawat tempur Amerika menembak jatuh pesawat pembom Suriah di wilayah Raqqa, Minggu (18 Juni), menandai semakin panasnya konflik di Suriah timur setelah pemberontak terusir dari Aleppo dan kota-kota di barat Suriah.

Seperti laporan Reuters, 19 Juni, Amerika mengklaim menembak jatuh pesawat Suriah setelah pesawat itu membom pasukan milisi dukungan Amerika. Namun Suriah mengklaim pesawatnya ditembak jatuh saat tengah menjalankan misi menyerang ISIS.

Dalam pernyataan yang disiarkan televisi negara, militer Suriah menyebutkan bahwa selain pesawatnya jatuh, pilotnya juga hilang. Pesawat tersebut jatuh di dekat Desa Rasafah.


Ini adalah insiden pertama Amerika menembak jatuh pesawat Suriah selama konflik Suriah yang berlangsung sejak tahun 2011. Namun, minggu lalu pesawat tempur Amerika juga menembak jatuh sebuah drone tempur Suriah di timur negara itu.

Menyebut aksi Amerika itu sebagai 'flagrant attack', Suriah mengatakan hal itu merupakan upaya Amerika untuk menghancurkan militer Suriah sebagai satu-satunya kekuatan yang efektif dalam memerangi terorisme di Suriah.

"Insiden ini terjadi pada saat militer Suriah dan koalisinya tengah melakukan gerak maju dalam perang melawan kelompok teroris Daesh (Islamic State),” tambah militer Suriah.

Sementara U.S. Central Command dalam pernyataannya mengatakan bahwa pesawat Suriah jenis SU-22 ditembak jatuh sebagai aksi 'bela diri' atas pasukan koalisi pimpinan Amerika, Syrian Democratic Forces (SDF), di dekat Tabqah. Suriah dituduh sebelumnya telah menyerang posisi SDF di selatan Tabqa dan mengusir SDF dari kota itu.

Amerika menembak pesawat Suriah itu dengan menggunakan pesawat F/A-18E Super Hornet, demikian pernyataan US Central Command. US Central Command juga mengatakan bahwa sebelum penembakan itu telah memberitahu Rusia tentang insiden itu untuk mencegah konflik menjadi tidak terkendali.

"Koalisi kami tidak ingin memerangi pemerintah Suriah, Rusia atau pasukan pro-pemerintah Suriah, namun kami tidak akan ragu-ragu untuk mempertahankan pasukan koalisi kami dari semua ancaman," tulis US Central Command.

Reuters juga melaporkan bahwa Amerika dan koalisi pimpinannya dalam minggu-minggu terakhir meningkatkan kampanye pemboman di utara Suriah dan Provinsi Raqqa. Milisi-milisi pro-Amerika kini tengah mengepung kota Raqqa yang menjadi ibukota ISIS dan telah merebut sejumlah wilayah di sekitarnya dari kelompok itu. Sementara pasukan Suriah dan koalisinya juga bergerak ke arah Raqqa setelah berhasil mengusir pemberontak dari Aleppo. Dalam langkah ini sejumlah ladang minyak yang selama bertahun-tahun dikuasai ISIS berhasil direbut kembali.


Amerika Gelar Artileri Jarak Jauh
Sementara itu kantor berita AFP melaporkan pada hari yang sama bahwa Rusia melancarkan protes pada Amerika yang telah menggelar sistem senjata artileri jarak jauh HIMARS yang ditujukan kepada pasukan Suriah.

Dalam sebuah pernyataan, Kemenhan Rusia mengatakana bahwa "Amerika telah memindahkan dua peluncur roket HIMARS dari Yordania ke pangkalan pasukan khusus Amerika di al-Tanaf, yang ditujukan kepada pasukan pemerintah Suriah'.

“Menggelar setiap jenis senjata asing di wilayah Suriah… harus mendapat persetujuan dari pemerintah yang berdaulat,” kata Kemenhan Rusia dalam pernyataannya.

Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa Amerika telah berulang kali melancarkan serangan terhadap pasukan Suriah yang tengah memerangi ISIS di Suriah timur. "Maka tidak sulit untuk menebak bahwa serangan semacam itu akan kembali terjadi dengan menggunakan HIMARS.”

Veterans Today menyebut perkembangan ini mencerminkan upaya serius Amerika dan koalisinya untuk menguasai perbatasan Irak demi memotong jalur suplai dari Iran dan Irak ke Suriah. Selain merebut al Tanf, koalisi Amerika juga telah membangun pangkalan militer di timur laut kota itu. Sementara Iran juga telah memperlihatkan keseriusannya untuk mempertahankan wilayah itu dengan melancarkan serangan rudal jarak jauh ke posisi pemberontak di Suriah timur.

Medan perang di Suriah timur dipastikan bakal menjadi ajang konflik panas selanjutnya setelah pemberontak terusir dari Aleppo dan kota-kota di barat Suriah. Demikian analisis Veterans Today.(ca)
Iran meluncurkan rudal jarak jauh ke posisi pemberontak di Suriah timur sebagai aksi balasan atas serangan teroris yang menghantam Teheran tanggal 7 Juni lalu. Di sisi lain, Amerika juga memperkuat cengkeramannya di Suriah timur dengan menggelar senjata artileri jarak jauh yang mengancam kedudukan pasukan Suriah.

Kedua hal tersebut menandai konflik Suriah telah berpindah ke wilayah padang pasir Suriah timur yang selama ini diabaikan oleh pihak-pihak yang bertikai di Suriah. Dengan menguasai wilayah Suriah timur Amerika berharap bisa memotong suplai bantuan Iran-Irak ke Suriah. Sebaliknya, Iran memandang jalur tersebut sebagai simbol pengaruh Iran hingga ke Laut Mediterania.


Sebagaimana dilaporkan media Iran FARS News, Senin (19 Juni), Tentara Pengawal Revolusi Iran (IRGC) meluncurkan sejumlah rudal jarak jauh ke posisi kelompok ISIS di Deir Azzour. Rudal-rudal itu diluncurkan dari pangkalan yang berada di Iran barat sebagai 'balasan' atas serangan teroris di Teheran.

"Pusat komando teroris takfiri, pusat logistik dan titik konsentrasi yang digunakan untuk merakit kendaraan bunuh diri di wilayah Deir Ezzur di Suriah timur telah diserang oleh IRGC beberapa waktu lalu, sebagai langkah untuk menghukum para teroris atas serangan teroris di gedung parlemen dan makam suci pendiri Republik Islam Iran Imam Khomeini, pada 7 Juni," demikian pernyataan IRGC seperti dikutip FARS.

"Sejumlah rudal jarak menengah ditembakkan dari pangkalan IRGC di Provinsi Kermanshah dan Kurdistan yang ditujukan kepada para teroris Takfiri dan menghantam mereka dengan pukulan keras," tambah pernyataan itu.

Pernyataan itu menambahkan bahwa berdasarkan laporan inteligen Iran, "sejumlah besar teroris Takfiri tewas akibat serangan ini dan peralatan, sistem dan senjata mereka dihancurkan" dalam serangan ini.

IRGC menambahkan bahwa serangan itu ditujukan hanya untuk memberi peringatan kepada para teroris dan negara-negara pendukungnya untuk tidak mengulangi aksi terorisnya terhadap Iran.

IRGC menyebutkan bahwa rudal-rudal itu terbang di atas udara Irak, sekaligus memastikan pemerintah Irak telah diberi tahu atas serangan itu.

Dalam serangan teroris di Teheran tanggal 7 Juni lalu 18 orang tewas, setelah dua serangan teroris berlangsung secara paralel di gedung parlemen Iran dan di makam Ayatollah Khomeini. ISIS mengklaim sebagai pelaku serangan, sementara otoritas Iran menuduh Saudi Arabia bertanggungjawab atas serangan ini.(ca)
Oleh: Habib Zen Smith


Pengantar blogger. Kami sebenarnya sudah cukup lama ingin menulis tentang tema ini, yaitu kewajiban untuk mencintai keturunan Rosulullah.

Setidaknya tiga orang teman blogger yang memiliki reputasi sebagai intelektual muslim telah menolak pendapat tersebut di atas. Serang di antara mereka adalah mantan pemimpin redaksi majalah Islam terbesar di Indonesia, lainnya adalah penulis aktif di kota Medan dan terakhir wartawan senior yang juga host TVRI Medan.

Mereka semuanya berpendapat hal itu (keutamaan keturunan Rosulullah dibandingkan bukan keturunan Rosulullah) bertentangan dengan prinsip keadilan dan bertentangan dengan dalil dalam Islam: "Manusia yang utama adalah yang paling bertaqwa".


Ingin saya jelaskan bahwa keadilan menurut manusia bukanlah keadilan yang hakiki. Keadilan manusia yang hakiki adalah dengan menerima semua ketetapan Sang Penciptanya. Bila setiap mahluk diperkenankan untuk menuntut 'keadilan' menurut versinya, maka dunia ini akan kacau balau. Orang miskin akan menuntut untuk dijadikan sebagai orang kaya, binatang akan menuntut untuk dijadikan manusia, dan lain sebagainya.

Adapun dalil tentang "Manusia yang utama adalah yang paling bertaqwa", itu adalah satu produk hukum yang bersifat umum. Sementara dalam sistem hukum juga terdapat produk hukum yang sifatnya khusus, dan yang khusus selalu mengalahkan yang umum.

Misal saja, dalam konstitusi kita disebutkan bahwa 'semua warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan'. Pada saat yang sama, konstitusi kita juga menyebutkan bahwa 'Presiden memberikan grasi, amnesti dan abolisi'. Yang pertama adalah hukum umum dan yang kedua adalah khusus, dan Presiden berhak menganulir keputusan pengadilan dengan memberikan grasi, amnesti dan abolisi.

Demikian juga dengan keutamaan keturunan (Ttrah) Rosulullah, adalah ketentuan Allah yang bersifat khusus, dan hal itu mengalahkan ketentuan Allah lainnya yang bersifat umum.

Sebenarnya bukan hanya Itrah Rosulullah saja yang diistimewakan Allah karena hubungannya dengan Rosulullah. Para istri Rosulullah juga demikian. Mereka diharamkan menikah lagi, diharamkan menerima sedekah, dan setiap amal maupun dosa yang dilakukan dihisab dua kali lipat oleh Allah.


----------------------
Assalamu'alaikum Wr. Wb.


Segala puji milik Allah SWT, yang telah memberikan nikmat karunia yang maha luas kepada semua makhluk-Nya, yang seandainya setiap pepohonan dijadikan pena, dan air laut semua dijadikan tinta, bahkan hingga air laut itu habis, takkan mampu menuliskan besarnya nikmat Allah SWT melainkan hanya sedikit yang mampu dituliskan.



Sholawat dan salam selalu tercurah bagi kekasih-Mu yang mulia, Rasulullah Muhammad SAW, yang melalui beliaulah cahaya Islam yang terang benderang menyinari hati umat Islam hingga hari ini.

Semoga, kita semua termasuk ummat yang mendapatkan syafaat beliau di hari qiyamat. Amiin YRA.


Kepada para pembenci Habib Muhammad Rizieq Shihab, saya ingin mengingatkan, bahwa Rasulullah SAW diperintahkan oleh Allah SWT didalam Surat As Syura : 23



“.... Katakanlah (Muhammad):

"Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upahpun (harta benda) atas seruanku (menyampaikan risalah) kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan (Keturunan Muhammad SAW)". As Syura : 23”


Rasulullah SAW telah berjasa sangat besar menyampaikah risalah Agama Islam, sehingga hingga hari ini ada miliaran orang diseluruh dunia menganut ajaran Agama Islam.

Atas jasa yang besar itu, beliau tidak meminta apapun.
Tetapi Allah SWT memerintahkan, agar Rasulullah SAW meminta upah kepada ummatnya. 
Bukan harta benda yang diminta, bukan pula jabatan dan kekuasaan.


Allah SWT memerintahkan Rasulullah SAW untuk meminta upah, yakni kecintaan umat Islam kepada anak keturunan Rasulullah SAW. Hanya itu saja yang beliau pinta atas perintah Allah SWT.

Silakan baca Kitab Tafsir Ibnu Katsir untuk bisa tahu asbabun nuzul dan tujuan dari ayat ini.


Sehingga ini menjadi pegangan betul bagi kaum Ahlussunnah Wal Jama'ah agar mencintai Ahlul Bait, yakni keturunan dari Nabi Muhammad SAW.

Kalau hatimu dengki dengan mengatakan bahwa keturunan Rasulullah SAW itu sudah terputus karena Rasulullah tidak memiliki anak laki-laki yang bisa meneruskan keturunan dan Rasulullah SAW hanya memiliki anak keturunan melalui putrinya Fatimah Azzahra, Maka perbuatanmu mengatakan Rasulullah SAW tidak memiliki keturunan, sama persis seperti orang-orang kafir dahulu yang menghina Rasulullah SAW dengan sebutan "Si Abtar" alias si mandul, atau orang yang keturunannya terputus.


Karena ejekan itulah Rasulullah SAW sangat sedih, sehingga turunlah Surat Al Kautsar, yang memberitahukan bahwa Rasulullah SAW mendapatkan nikmat yang sangat besar, diantaranya adalah nikmat mendapat keturunan.



Dan Allah SWT sendiri yang mengatakan, bahwa orang yang menyebut Rasulullah SAW Abtar, merekalah yang akhirnya terputus (Abtar). Silakan baca asbabun nuzul Surat Al Kautsar!

Kalau kau mau mengatakan, mana mungkin punya anak keturunan dari seorang perempuan? Bagi Allah SWT hal itu terlalu mudah!


Bahkan Nabi Isa AS saja bisa lahir tanpa memiliki Ayah. Siti Hawa bisa lahir tanpa Ibu, dan Nabi Adam AS bisa ada tanpa Ayah dan Ibu. Kenapa Allah SWT tidak sanggup membuat keturunan Rasulullah SAW melalui Fatimah Azzahra???



Rasulullah SAW tidak meminta upah kepadamu, kecuali hanya kecintaanmu pada anak keturunannya. Dan kenapa hari ini engkau yang mengaku muslim, begitu bersemangat mencaci maki salah satu anak cucunya?



Bukan hanya engkau menyakiti hati Rasulullah SAW karena cucunya dihina dan dicaci maki, tetapi engkaupun telah keluar dari Aqidah Ahlussunnah Wal Jama'ah yang menjunjung tinggi kecintaan kepada Ahlul Bait.



Apakah engkau merasa akhlakmu lebih baik dari Habib Rizieq?

Engkau lebih bertaqwa dari Habib Rizieq, sementara hatimu dipenuhi dengan kebencian kepada cucu keturunan Rasulullah SAW?
Kau mungkin beralasan, "Habib Rizieq itu akhlaqnya buruk!"


Perintah Allah SWT dalam QS As Syura: 23, tidak ada kaitan, apakah yang harus kau cintai semata-mata hanya keturunan Rasulullah SAW yang akhlaqnya baik saja, dan kau harus membenci yang akhlaqnya tidak baik?



Keturunan Rasulullah SAW bukanlah malaikat yang bebas dari cela dan dosa. Bebas dari berbuat maksiat dan kesalahan. Tetapi, sekalipun demikian, engkau tidak ada hak untuk membenci mereka.



Kau hanya wajib mencintai mereka!

Jika mereka akhlaqnya baik, maka kau ikuti mereka sebagai bentuk rasa cintamu dan bukti ketaatanmu pada Allah SWT.
Jika mereka akhlaqnya tidak baik, maka kau luruskan mereka dengan ikhsan, sebagai bukti cintamu dan taatmu kepada Allah SWT.


Seandainya ada ahlul bait Rasulullah SAW berakhlaq buruk, jangan kau caci, jangan kau maki, tapi peringatkan, luruskan, jangan malah kau tinggalkan, sebagaimana cintamu pada anakmu yang tidak berkurang, sekalipun anakmu berbuat salah dan kemaksiatan.



Kau akan dengan sabar mengajak anakmu pada kebaikan, memperingatkan jika bermaksiat, dan kau pun tetap menyayangi anak-anakmu. Demikianlah seharusnya kau memperlakukan Ahlul Bait.

Dari Zaid Ibn Arqam RA: Suatu hari Rasulullas SAW bangkit melakukan khotbah disebuah mata air yang dikenal dengan nama Khum, terletak diantara Makah dan Madinah.


Pertama beliau mengucapkan Hamdalah dan sanjungan kepada Allah SWT, lalu memberi peringatan dan nasihat.

Setelah itu beliau bersabda:
"Amma ba'du. Hai manusia, sesungguhnya aku hanyalah seorang manusia yang hampir kedatangan utusan Tuhanku, lalu aku menyambutnya.
Dan sesungguhnya aku titipkan kepada kalian dua perkara yang berat, yang pertama ialah Kitabullah yang didalamnya terdapat petunjuk dan cahaya, maka ambillah Kitabullah dan berpegang teguhlah kepadanya.


Dan (yang kedua ialah) Ahlul Baitku, aku ingatkan kalian kalian kepada Allah tentang Ahlul Baitku, aku ingatkan kalian kepada Allah tentang Ahlul Baitku."

Husain RA bertanya kepada Zaid Bin Arqam RA: Siapakah yang dimaksud dengan Ahlul Baitnya? Dan dijawab oleh Zaid, yang termasuk Ahlul Bait adalah mereka yang haram menerima zakat, yakni mereka dari keluarga Ali, Keluarga Aqil, keluarga Ja'far dan keluarga Abbas.
Hadits ini juga diriwayatkan oleh Al Imam Muslim dan Al Imam Nasai.


Terlalu banyak kalau saya ceritakan Hadits tentang Ahlul Bait / Keturunan dari Rasulullah SAW, yang Rasul sampaikan bahwa mereka tidak akan berpisah dengan Al Qur'an, hingga hari kiamat.

Silakan tanyakan saja kepada Ustadz atau Kyaimu. Hadits-hadits tentang Ahlul Bait.
Habib Muhammad Rizieq Shihab, engkau suka atau tidak, engkau tidak bisa merubah kenyataan bahwa beliau adalah salah satu Ahlul Bait Rasulullah SAW, yang haram bagimu untuk membenci mereka.


_Nasab Habib Muhammad Rizieq Syihab bin Husein bin Muhammad bin Husein bin Abdullah bin Husein bin Muhammad bin Syeikh bin Muhammad bin Ali bin Muhammad bin Ahmad Syihabuddin Al-Asghar bin Abdurrahman Al-Qadhi bin Ahmad Syihabuddin Al-Akbar bin Abdurrahman bin Syeikh Ali bin Abu Bakar As-Sakran bin Abdurrahman As-Segaf …bin Muhammad Maulad Daawilah bin Ali bin Alwi Ibnul Faqih bin Muhammad Al-Faqihil Muqaddam bin Ali Walidil Faqih bin Muhammad Shahib Murbath bin Ali Khala’ Qasam bin Alwi bin Muhammad bin Alwi Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir bin Isa An-Naqib bin Muhammad Djamaluddin bin Ali Al-Uraidhi bin Ja’far As-Shadiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Husein As-Sibth bin Ali bin Abi Thalib wa Fathimah Az-Zahra binta Rasulullah Muhammad SAW._



Sekalipun sudah aku beberkan tentang kebenaran ini, engkau akan tetap lebih memilih untuk mengikuti syetan, untuk membenci anak keturunan Rasulullah, yang didalamnya ada darah Rasulullah SAW yang mengalir, SILAKAN!

Engkau akan mempertanggung jawabkan perbuatanmu itu dihadapan Allah SWT kelak pada Yaumul Hisab, hari dimana amalmu diperhitungkan oleh Allah SWT.


Dan ketika itu, engkau sangat mengharap pertolongan dari Baginda Nabi Muhammad SAW, dan seandainya Rasulullah SAW bertanya kepadamu, "Bagaimana engkau memperlakukan anak keturunanku didunia?" Bagaimanakah engkau akan menjawabnya? Apakah kau akan menjawab: Aku mencacinya, aku memakinya, aku memfitnahnya, aku mengutuknya!



Akankah jawaban itu yang akan kau sampaikan pada Rasulullah SAW padahal pada waktu itu engkau meratap-ratap memohon syafaat kepada Rasulullah SAW?

Mungkinkah Rasulullah SAW memberikan syafaat kepada orang yang telah menghina dan mencaci anak cucunya?


Mungkinkah Rasulullah SAW akan memberikan syafaat untuk manusia yang telah mengabaikan Hadits Tsaqalain, yang Rasulullah SAW sampai berpesan 3x agar kita berpegang teguh pada Ahlul bait?

Mungkinkah Rasulullah SAW memberikan syafaat kepada manusia yang mengabaikan perintah pada QS As Syura: 23?


Saya mengingatkan anda untuk segera bertaubat!

Tetapi jika mulai hari ini dan seterusnya, setelah anda mengetahui kebenaran ini, anda tidak mau bertaubat, ketahuilah, maka turun Laknat Allah SWT dan Rasulullah SAW kepadamu!


Silakan anda yang keras hatinya, kotor nuraninya, mengabaikan dan bahkan meremehkan peringatan ini. Saya tidak akan heran.

Kenapa? Bagaimana mau heran, amanah Rasulullah SAW dan Perintah Allah SWT saja berani engkau abaikan.


Semoga engkau masih diberikan hidayah oleh Allah SWT setelah datangnya peringatan ini.



Dan jika engkau bertaubat, semoga Allah SWT menjadikanmu insan yang mulia didunia dan diakhirat, atas sebab kecintaanmu kepada Rasulullah SAW dan anak cucunya.

Amiin Yaa Rabbal 'Alamiin.


Wassalamu'alaikum Wr. Wb.



*Much Nasrulloh Al Jufry II*



NB: 

Bagi anda para pecinta Ahlul Bait Rasulullah SAW, silakan sebarkan Surat Terbuka ini agar sampai kepada sebanyak mungkin saudara muslim yang tersesat memusuhi Ahlul Bait Nabi SAW dan semoga kembali bertobat dan kembali mengkaji Islam dg baik.

Rusia mengklaim telah berhasil menewaskan pemimpin ISIS Abu-Bakr al-Baghdadi melalui serangan udara di kota Raqqa, 28 Mei lalu.

Seperti dilaporkan Veterans Today, 16 Juni, Baghdadi tewas oleh serangan udara Rusia yang menghantam ruangan tempat ia tengah menggelar rapat dengan para petinggi ISIS lainnya. Rapat tersebut membicarakan rencana evakuasi ISIS dari Raqqa melalui 'koridor selatan'.

"Di antara 30 komandan lapangan ISIS dan sekitar 300 militan yang tewas oleh serangan itu terdapat nama Emir Raqqa Abu al-Haji al-Masri, Emir Ibrahim al-Naef al-Hajj yang memimpin wilayah antara Raqqa dan es-Sohne, serta kepala keamanan ISIS Suleiman al-Sawah," tulis Veterans Today.


Meski al-Baghdadi belum pernah mengumumkan calon penggantinya, dua figur kini muncul ke permukaan sebagai calon penggantinya. Mereka adalah Iyad al-Obaidi, yang merupakan Menteri Pertahanan ISIS, dan Ayad al-Jumaili yang merupakan wakil kepala keamanan. Namun keberadaan JUmaili sndiri masih misterius karera ia pun pernah dilaporkan tewas oleh serangan udara bulan April lalu di wilyah al-Qaim, Irak, dekat perbatasan Suriah.

"Maka, kemungkinan besar pengganti al-Baghdadi adalah al-Obaidi," tambah Veterans Today.

Baik al-Jumaili maupun al-Obaidi adalah mantan pejabat keamanan dari Partai Baath di bawah regim Saddam Hussein, dan al-Obaidi dikenal secara de-facto sebagai wakilnya al-Baghdadi.

Pemerintah dan media-media Amerika berusaha menyembunyikan kabar kematian al Baghdadi ini karena mereka tidak lagi memiliki kepentingan dengannya, terutama ketika Amerika dan koalisinya tengah menggempur ISIS di Mosul dan Raqqa dengan menimbulkan korban sipil yang besar, dimana senjata-senjata ilegal seperti bom pospor, digunakan. Demikian tulis Veterans Today.

Media-media Amerika bahkan melaporkan bahwa al-Baghdadi masih hidup dan kini bersembunyi di wilayah antara Raqqa dan Mosul bersama dua orang pengawalnya yang tersisa, setelah melarikan diri dengan truk pickup.

"Senjata-senjata konvensional dan bom 'white phosphorous' digunakan secara massif di kedua kota (Mosul dan Raqqa), dan opini publik dengan lambat berubah menentang intervensi di Iraq dan Syria dengan dalih memerangi terorisme," tambah Veterans Today.

Pada saat yang sama, demikian Veterans Today mengutip laporan media-media Rusia, Amerika justru memberikan jalan keluar bagi para teroris ISIS untuk meninggalkan kedua kota ke arah Deir al-Zor, yang kini menjadi perebutan pasukan Suriah, ISIS dan milisi pro-Amerika.

"Maka, alih-alih melancarkan serangan untuk menghancurkan terrorisme, serangan koalisi AS terhadap Islamic State berubah menjadi upaya memecah belah Suriah seperti Balkan, antara kelompok Kurdi di utara, pemerintah Suriah di barat dan militan Sunni pro-AS di timur yang kaya minyak," tulis Veterans Today.(ca)
Setidaknya tujuh orang awak kapal perang AS USS Fitzgerald dinyatakan hilang, setelah kapal tersebut mengalami insiden tabrakan dengan kapal barang di perairan timur Jepang, hari ini (17 Juni).

Seperti dilaporkan Reuters, kapal jenis destroyer berpeluru kendali kelas Arleigh Burke itu mengalami kerusakan serius dan harus kembali ke pangkalannya di Yokosuka di selatan Tokyo, setelah bertabrakan dengan kapal kontainer berbendera Filipina, Sabtu pagi.

Selain mereka yang hilang, sejumlah awak kapal mengalami luka serius, termasuk komandan kapal Cmdr. Bryce Benso, meski yang bersangkutan sudah dalam kondisi stabil. Beberapa awak kapal lainnya harus dilarikan ke rumah sakit angkatan laut di Yokosuka.


Insiden tersebut terjadi pada pukul 2:30 dinihari waktu setempat, sekitar 56 mil laut barat-daya Yokosuka, demikian pernyataan AL Amerika.

Tim pencari dari Jepang dan Amerika kini tengah melakukan pencarian terhadap ke-7 awak kapal yang hilang. Namun identitas mereka masih dirahasiakan pihak AL AS hingga keluarganya mendapatkan informasi terlebih dahulu.

Reuters menyebut penyebab insiden tersebut masih belum jelas. "Setelah dilakukan penyelidikan menyeluruh, maka pernyataan akan diberikan," kata Jubir Armada ke-7 AS yang berpangkalan di Jepang.

Mengalami 'kerusakan signifikan', demikian pernyataan AL AS, USS Fitzgerald diperkirakan harus berada di dok selama waktu yang cukup lama. Namun belum ada keternagan sampai kapan kapal tersebut akan kembali beroperasi.

AL AS menyebut kapal tersebut masih bisa berjalan sendiri ke pangkalan, meski dengan tenaga terbatas. Namun otoritas Jepang menyebut kapal tersebut harus ditarik oleh kapal pemandu dengan kecepatan 3 knots. Padahal baru pada Februari lalu USS Fitzgerald menyelesaikan program perbaikan senilai $21 juta.

Japan's Nippon Yusen KK (9101.T), yang mencharter kapal kontainer ASX Crystal yang terlibat insiden, mengatakan dalm pernyataannya akan 'bekerjasama penuh' dalam penyelidikan yang dilakukan otoritas Jepang.

Dengan berat kosong sekitar 29.000 ton, ASX Crystal berbobot tiga kali lipat kapal perang Amerika yang hanya 8.315 ton. Saat bertabrakan, kapal barang ini mengangkut 1.080 kontainer dari pelabuhan Nagoya menuju Tokyo.

Tidak ada di antara 20m awak kapal kontainer itu, yang semuanya warga Filipina, mengalami luka-luka. Kapal juga tidak mengalami kebocoran. Beberapa jam setelah insiden, kapal ini tiba di Pelabuhan Tokyo Bay.(ca)

Oleh: Salamuddin Daeng (AEPI Jakarta)


Belakangan ini di Jakarta, Jawa-Bali dan berbagai daerah, listrik sering mati. Seperti paduan suara, listrik mati secara berirama, silih berganti, saling bersambut antara satu wilayah dengan wilayah lainnya. Begitu kompak.

Anehnya kok di jawa sering mati lsitrik? Padahal di Jawa-Bali terjadi kelebihan produksi listrik. Listrik di Jawa tidak habis dikonsumsi. Tapi kok aneh listrik di Jawa kok sering mati? Ini pasti ada sesuatu.

Padahal jika melihat laporan Badan Pusat Statistik (electricity Statistic. 2011-2014), pada tahun 2014 produksi listrik sebesar 234.549,4 GWh, sementara jumlah listrik terjual pada tahun 2014 mencapai 199.028,08 GWh.


Dengan demikian maka terdapat selisih antara ketersediaan dengan konsumsi yang cukup besar yakni mencapai 35.521,32 GWh yang tidak terpakai. Selisih tersebut terbesar adalah di Jawa-Bali.


Lalu mengapa listrik di Jawa sering mati? Apakah pemerintah mencari alasan untuk menaikkan tarif listrik lagi, atau untuk membusukkan nama PLN, mengancurkan PLN agar terbuka peluang asing dan taipan untuk menggantikan peran PLN terutama di Jawa Bali.

Ingat, meskipun listrik di Jawa Bali mengalami kelebihan pasokan, investor asing dan para taipan listrik tetap ingin menumpuk investasi pembangkit di Jawa-Bali.

Nanti ketika pembangkit telah bertumpuk di Jawa-Bali, maka secara perlahan lahan pembangkit listrik milik PLN dihabisi, dihancurkan, dibangkrutkan, dirusak nama baiknya. Dengan demikian maka infrastruktur jaringan yang dimiliki PLN dapat diambil alih oleh asing dan taipan listrik.

Sekarang ini bisnis listrik di Indonesia telah menjadi ajang bancakan yang paling busuk. Mengapa? karena pembuat kebijakan (legislator), para pelaksana kebijakan (eksekutor) dan para pelaksana proyek (kontraktor) adalah para


penguasa Republik ini sendiri. Jadi ini adalah bisnis sesuka hati penguasa saja. Mereka menjadikan program elektrifikasi nasional sebagai proyek bancakan penguasa untuk memperkaya diri, keluarga dan kelompoknya.

Bagaimana strategi dan cara oligarki penguasa bekerjasama dengan asing dan taipan listrik menjarah keuangan negara, keuangan PLN dan keuangan rakyat?

Dibaca pelan pelan ya….

Pertama, PLN dipaksa membiayai pembangunan infrstruktur listrik dengan didanai utang dalam jumlah besar. Utang PLN sudah melebihi nilai asetnya sebelum revaluasi aset.

Kedua, Proses pembangunan infrstruktur dikerjakan oleh swasta melalui Engineering Procurement Construction (EPC). Dalam proyek proyek EPC inilah yang menjadi bancakan oligarki penguasa dan taipan listrik

Ketiga, Infrastruktur yang dibangun PLN akan dimanfaatkan oleh para investor lsitrik yakni investor asing dan para taipan listrik. Investor tidak mungkin melakukan investasi pembangunan jaringan listrik.

Keempat, Pembangkit listrik diserahkan kepada investor asing dan taipan listrik dengan memanfaatkan jaringan yang dibangun dengan investasi PLN yang didanai utang.

Kelima, PLN diwajibkan membeli listrik yang dihasilkan asing dan taipan listrik termasuk kelebihan produksi listrik asing dan taipan listrik tersebut.

Keenam, Negara memberikan dana subdisi untuk PLN agar membeli listrik swasta termasuk kelebihan produksi swasta. Jadi selama ini tidak benar dana subsidi listrik itu untuk rakyat. Dana subsidi lsitrik dinikmati oleh asing, taipan dan oligarki penguasa.

Itulah mengapa mega proyek listrik 35 ribu megawatt yang tengah dirancang pemerintah, merupakan peluang empuk bagi asing, taipan dan oligarkhi penguasa dalam menjarah keuangan negara dan keuangan PLN.

Dengan mega proyek ini, investor asing, para taipan listrik dan oligarki penguasa dapat menjarah dana subdisi listrik (subsidi digunakan untuk membeli kelebihan produksi listrik swasta oleh PLN), menjarah keuangan PLN melalui pembangunan infrastruktur yang dibiayai dengan EPC dan menjarah keuangan rakyat dengan kenaikan tarif listrik setinggi langit tanpa alasan.***



Keterangan: Dicopas dari situs Portal Islam, Jumat 16 Juni 2017
Oleh: Natalius Pigai*
Indonesian Free Press -- Tidak terasa Pemerintah Jokowi telah menelan waktu 3 tahun berlalu, 3 tahun itu pula Jokow(i)er, Ahok(er), Jokopedia, Seknas, Bara JP, Partai Pendukung dkk, berkoar koar memuja-muji Pemerintah saban hari tanpa henti, tanpa cape dan tanpa bosan. Anda katakan pemerintahan Jokowi anti korupsi, anti kolusi dan anti nepotisme, Pemerintah memberantas mafia, kartel, Pemerintah menepati janji, Pemerintah tidak langgar HAM, komitmen pada rakyat, konsisten, demokratis,
menghormati kebebasan ekspresi. Semua kata2 itu adalah kesimpulan kalian, tentu saya hormati tapi saya mau tanya bagaiamana bisa memberantas para oligarki (mafia ekonomi dan kartel dagang) yang menempatkan seorang wali kota ke gubernur dan Presiden dalam waktu kurang dari 3 tahun, orbit bak meteor kalau tidak dibekini oleh kaum oligarky para taipan hoakiao di negeri ini. Bagaimana kita bisa memastikan pemerintah ini bersih anti KKN sedangkan BUMN dijadikan alat banjakan 25 orang penganggur jalanan dan Job seeker ? Sedangkan Ahok Sempat keluarkan jurus jitu adanya sokongan para taipan dalam pemilihan Presiden, udar Pristono diduga dibungkam, freeport tadinya Jokowi tolak bak seorang nasionalis tulen, namun akhirnya tunduk dan bertekuk lutut pada simbol imperialisme Amerika ini, dll. Dalam pemerintahan ini, kita sedang menyaksikan (sambil ketawa) sandiwara murahan pemerintahan, antar institusi negara dibentrokan, hukuman mati, penenggelaman sampan2 murahan, hukum Jahiliah kebiri, kapitalisasi politik laut Cina selatan yg suhu politiknya tidak pernah besar dan tidak akan pernah besar dengan pura pura dan menipu rakyat dgn mengobarkan semangat nasionalisme diatas geladak kapal perang Republik Indonesia pembelian rakyat kecil (wong cilik), penipuan murahan dan omong kosong terhadap orang2 telanjang di Papua dengan mengatakan akan bangun rel kereta api di Papua, jalan tol melintasi tebing2 terjal. Akhirnya juga saya mengukur moralitas pemimpin dgn hanya dilihat dari Mobil ESEMKA bikinan Solo yang mendobrak citra seorang wali kota hingga menjadi presiden, orang nomor 1 Republik ini. Hari ini, ESEMKA tidak bisa diproduksi jadi mobil buatan domestik seperti Proton di Malaysia dan Mobil Nasional jaman Suharto. Bangsa papua berduka dalam kesedihan atas tragedi yg menimpa ribuan bumi putra, bahkan tokoh pejuang pasar mama2 meninggal dalam perjuangannya padahal Jokowi janjikan Proyek ini tidak pernah kunjung usai. Dalam politik transaksional bagaimana berkoalisi ke Pemerintahan, selain tawaran menteri juga dugaan pembagian proyek triliunan rupiah, bukankah pembangunan infrastruktur , jalan, jembatan dll yg membutuhkan triliunan rupiah itu Presiden menggunakan otoritas melalui kontraktor Pemerintah dengan diam2 menggandeng kontraktor swasta dengan penunjukan langsung?. Itulah kekuasaan, dengan berkuasa secara leluasa bernafsu memanfaatkan kekuasaan untuk untuk dirinya, sanak saudaranya, koleganya dan masa depan kariernya. Ada benarnya jika seorang Inggris lord acton menyatakan power tends to korups, and will corupts absolutely. Namun saya menghormati bangsa ini yg masyarakat masih anonim dalam politik sebagaimana Herber feith pernah sampaikan kondisi pemilih tahun 55 dan saat ini hanya terjadi perubahan pemerintahan dan politik, sementara mayoritas masyarakat masih stagnan dan belum melek politik sehingga timbul kelompok kelompok solidaritas nekat, solidaritas buta, militan dan cenderung fanatis. Kelompok ini sangat nampak saat ini adalah kelompok pendukung Jokowi, pendukung ahok, pendukung mega, mereka2 ini dianggap sebagai titisan dewa, kata2 dan perbuatan tokoh2 tersebut benar semua dihadapkan pendukung fanatik ini, bahkan kata2 dan nasehat atau perintah mereka dianggap tita dewa, Devine Right of the King, seperti raja Jhon di Inggris abad ke 15. Semoga Jokower dan Ahoker pendukung Jokowi tidak demikian, sehingga orang2 terdidik, komunitas masyarakat sipil harus membangun bangsa Madani yang Kritis dan rasional, Imparsial, objektif untuk menempatkan dan memilih pemimpin berdasarkan rasionalitas, akal yang sehat bukan atas dasar fanatisme agama, suku, ras antar golongan. Kita Sdh terlalu lama hidup didalam kungkungan kebohongan dan terpolarisasi berdasarkan fragmentasi elit bangsa, tidak berdasarkan fragmentasi ideologi, jutaan rakyat menjadi nasionalis abangan pengikut seorang oknum Individu, saya katakan bangsa bodoh saja yang menempatkan nasionalisme personifikasi oknum individu, bukan nasionalisme cinta tanah air dan bangsa. bahkan kelompok yang mengaku priyayi tidak memilik doktrin ideologi. Jokower, Ahoker dkk, rakyat ini sudah lama menderita, seandainya negara dan rakyat ibarat bersuami dan istri sejak jaman dahulu kala mereka sudah kasih talak 3 ke nagara, apakah kita tahu bahwa rakyat yang hidup di pelosok nusantara ini mereka hidup dan berpengaruh dengan adanya negara? Mereka hidup dari hasil usahanya, ketergantungan kepada alam, hidup sangat autarkis, taken for granted dari Illahi dengan sumber daya alam yg melimpa rumah di bumi nusantara, tanpa sentuhan negara bisa hidup, bahkan lebih aman, mereka tidak paham Presiden operasi pasar harga daging sapi turun sampai 80 ribu, mereka tidak tahu operasi pasar untuk turunkan harga pangan, sandang dan papan, mereka juga tidak paham berbagai kebijakan dan regulasi tetek bengek yg dibuat oleh negara, mereka juga tidak tahu segala kebijakan pembangunan infrastruktur jalan2 bertingkat, jembatan tanpa sungai, dan juga gedung2 pencakar langit yg menjulang, jutaan rakyat di bumi pertiwi ini hidup bisu, tuli cenderung sebagai orang2 tidak bersuara, nun jauh dari hirup pikuk modern yang hanya berkutat di Jakarta, Jawa dan kota2 tertentu. memang power tens to corupts, semua ini akibat kita rakus berkuasa, kekuasaan memang penting, namun kita lalai distribusi kekuasaan bagi putra putri di seluruh nusantara, bagaimana mungkin Presiden selalu Jawa, menteri2 mayoritas selalu Jawa lantas bisa distribusi kekuasaan, orang Ambon sdh lama menderita, 40 tahun tidak pernah menjadi menteri, meskipun Leimena pernah menjadi wakil perdana menteri, orang Dayak pemilik pulau terbesar kedua setelah Greenland sampai hari ini belum ada yang menjadi menteri, walaupun orang Dayak di Malaysia sering menjadi menteri, sejak Indonesia merdeka sampai saat ini orang Buton di Sulawesi tenggara belum pernah di kasih kesempatan meskipun saudara2 kita Laode2 banyak orang2 hebat di negeri ini, orang Papua jadi pemberontak dulu baru dikasih menteri padahal bangsa papua adalah bangsa pemberi bukan bangsa pengemis seperti kau. jong Ambon, celebes, Borneo dan Andalas bersatu bukan tanpa cek kosong, mereka memberi dengan cek berisi sumber daya alam yang melimpa, Selain distribusi kekuasaan ada aspek yang paling penting adalah distribusi pembangunan, sangat tidak adil dan cenderung diskriminatif, ketika pulau Jawa dan Sumatera konektivitas antar daerah baik darat, udara dan laut terbangun rapi sementara di seberang sana, Kalimantan, Nusa tenggara, Maluku dan papua, pembanguan jalan Trans yang dibangun saat ibu kandung saya masih kecil sampai saat ini belum pernah kelar2, ini bukan berita hoax, pembangunan jalan Trans papua dibangun tahun 1970, ibu saya usia 15 tahun, sampai hari ini tidak ada jalan Trans Papua yang terbangun. Para pendukung bodoh nekat sekalian, negeri ini bukan monarki, juga bukan oligarky, yang kekuasaan hanya berpusat pada raja dan sekelompok orang, negeri ini REPUBLIK INDONESIA, negeri milik bersama, kekuasaan berpusat pada rakyat indonesia dan mereka yang mengelola hanya diberi kedaulatan oleh rakyat ( Summa Potestas, sive summum, sive imperium dominium), Karena itu esensi dari negara demokrasi maka satu2nya cara untuk memperbaiki bangsa ini adalah distribusi keadilan (distribution of justice) melalui distribusi kekuasaan ( distribution of power) dan distribusi pembangunan ( distribution of development) di seluruh Indonesia. Dan itu hanya bisa dilakukan melalui pemimpin yang dipilih secara rasional dan masyarakat Madani yang kritis tanpa pendukung fanatis, militan dan cenderung destruktif (Natalius Pigai, Wamena, 2017)

*Komisioner KPK, dicopas dari status Facebook Cut Meutia Adrina

Kabar tentang keberadaan manusia raksasa sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Kitab-kitab suci, buku-buku kuno, mitos dan legenda-legenda masyarakat di berbagai negara banyak menyebutkan keberadaan mereka.

Dalam Kitab Ramayana yang diimani oleh orang-orang Hindu terdapat bangsa raksasa yang dipimpin oleh raja bernama Rahwana, mereka tinggal di negeri di seberang lautan.

Dalam kitab Perjanjian Lama yang diimani oleh orang-orang Kristen dan Yahudi ada sosok manusia-manusia raksasa yang disebut 'Nephilim', 'Goliath', 'Og King of Bashan', dan 'Anakim'. Dalam Injil Terjemahan King James disebutkan bahwa tinggi 'Goliath' mencapai 2,75 meter.

Sejarahwan Yahudi yang bekerja untuk Romawi, Flavius Josephus, dalam bukunya yang terkenal "Antiquities of the Jews" yang ditulis tahun 93 M, menyebutkan tentang manusia-manusia raksasa 'Amorites' yang tinggal di Hebron:


"Karena alasan tertentu mereka pindah ke Hebron; dan ketika mereka berhasil merebut kota ini, mereka membantai seluruh penduduk (Hebron). Pada saat itu tinggallah manusia-manusia raksasa yang memiliki tubuh sangat besar dan bentuknya sama sekali berbeda dengan manusia umumnya, sehingga mengejutkan siapa pun yang melihatnya dan menakutkan siapapun yang mendengar suaranya. Kerangka manusia-manusia raksasa ini masih banyak ditemukan pada saat ini."

Dalam Al Qur'an juga disebutkan tentang keberadaan manusia raksasa:

“Hai Musa, sesungguhnya dalam negeri itu ada orang-orang Jabbarin (orang-orang yang berbadan besar), sesungguhnya kami sekali-kali tidak akan memasukinya sebelum mereka keluar daripadanya. Jika mereka keluar daripadanya, pasti kami akan memasukinya.”(QS. Al-Maidah: 22)

Para ulama juga percaya bahwa Kaum Ad' yang disebut-sebut dalam Al Qur'an adalah orang-orang yang berbadan raksasa.

"Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum Ad' (yaitu) penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri lain." (QS: Al Fajr 89: 6-8)

Al Qur'an juga menyebut tentang manusia raksasa bernama Jalut, yang mati setelah diketapel oleh Daud. Kemungkinan, Jalut ini adalah bangsa 'Amorites' seperti disebutkan oleh Flavius Josephus. (Josephus, Antiquities of the Jews, Book 5, Chapter 2, Number 3, Antiquities of the Jews: Book 5, Retrieved: 15 March 2013).

Banyak temuan arkeologis juga menunjukkan hal yang sama. Namun, ada upaya sistematis untuk menghancurkan bukti-bukti keberadaan manusia raksasa itu demi mendukung 'cerita' yang dipromosikan sebagai satu-satunya kebenaran asal-muasal manusia di muka bumi, yaitu 'teori evolusi' yang baru muncul pada abad 19.

Sebagaimana dilaporkan oleh sejumlah media independen termasuk situs The World News Daily Report pada 13 Juni lalu, Mahkamah Agung Amerika (Supreme Court) telah memerintahkan  Smithsonian Institution, sebuah organisasi gabungan pusat-pusat penelitian arkeologi dan museum ternama, untuk membuka kembali laporan-laporan penelitian mereka sejak awal tahun 1900-an, untuk membuktikan bahwa kelompok ini tidak melakukan 'cover up' atau upaya menutup-nutupi bukti-bukti tentang keberadaan manusia raksasa.

Menurut laporan tersebut Smithsonian Institution diduga kuat telah menghancurkan ribuan tengkorak manusia raksasa yang ditemukan di seluruh Amerika sejak awal tahun 1900-an demi mendukung teori 'mainstream' evolusi manusia.

Dugaan tersebut dikemukakan oleh kelompok American Institution of Alternative Archeology (AIAA), yang oleh Smithsonian Institution diberikan respon dengan menuntut AIAA atas tuduhan 'defamation' terhadap organisasi yang telah eksis selama 168 tahun itu.

Selama proses persidangan, demikian laporan The World News Daily Report, terungkap sejumlah kesaksian dari sejumlah 'mantan orang dalam' Smithsonian Institution yang mengakui memiliki bukti-bukti kuat bahwa lembaga itu telah menghancurkan puluhan ribu tengkoran manusia raksasa yang tingginya berkisar antara 6 kaki (1,8 meter) sampai 12 kaki (3,6 meter).

Para arkheolog 'mainstream', termasuk dari Smithsonian Institution, mengatakan bahwa Amerika pertama kali dihuni oleh manusia yang datang dari Asia (Indian) melalui Selat Bering, sekitar 15.000 tahun yang lalu. Meski faktanya adalah ditemukan juga adanya kuburan-kuburan kuno berisi kerangka raksasa dengan benda-benda logam yang umurnya jauh lebih tua dan diakui oleh para Indian telah ada sebelum kedatangan nenek moyang mereka.

Pada tahun 2011 para peneliti American Association for Alternative Archeology (AAIA) menemukan tulang femur (tulang paha) berukuran 1,3 meter. Inilah yang menjadi bukti kuat tuntutan (AAIA).

Namun yang menarik adalah temuan tersebut bukan berasal dari proses penggalian, melainkan dari gudang simpanan Smithsonian Institute sendiri. Ya, tulang raksasa itu adalah hasil curian yang dilakukan oleh kurator organisasi itu sendiri pada tahun 1930-an. Oleh kurator itu, tulang tersebut disimpannya sepanjang hidup, dan kemudian membukanya melalui pengakuan tertulis menjelang kematiannya.

"Ini adalah hal yang sangat buruk yang dilakukan terhadap rakyat Amerika. Kami telah menyembunyikan kebenaran tentang nenek moyang manusia, para pendahulu kita, para raksasa yang berkeliaran di muka bumi seperti disebutkan dalam Kitab Injil dan kitab-kitab kuno di seluruh dunia," demikian bunyi sebagian pesan tersebut.

Menurut laporan itu, dokumen-dokumen tentang manusia raksasa yang disembunyikan Smithsonian Institution itu harus dibuka pada tahun ini.

"Pembukaan dokumen-dokumen ini akan membantu para arkheologis dan sejarahwan untuk mengevaluasi teori-teori tentang evolusi manusia dan membantu kita untuk lebih memahami budaya 'mound builder' di Amerika dan di seluruh dunia," kata Direktur AIAA Hans Guttenberg.

"Akhirnya, setelah lebih dari seabad kebohongan, kebenaran tentang para pendahulu manusia-manusia raksasa itu akan terbuka di hadapan dunia," tambahnya lagi.(ca)
Dalam 'perlombaan' dengan milisi-milisi pemberontak dukungan Amerika untuk menguasai wilayah perbatasan Irak, pasukan Suriah akhirnya berhasil terlebih dahulu mencapai perbatasan Irak di wilayah Badiyat, timur laut kota Al-Tanf yang merupakan satu dari 3 pintu perlintasan antara Suriah dan Irak.

Seperti dilaporkan Veterans Today, 11 Juni lalu, militer Suriah dan pasukan koalisi pendukungnya berhasil meraih kesuksesan signifikan dengan menguasai wilayah luas yang strategis lebih dari 20 km persegi, sejak dimulainya operasi penghancuran kelompok teroris ISIS di selatan dan timur Palmyra. Lebih dari 100 teroris ISIS tewas dalam operasi itu.


"Langkah-langkah terkoordinasi berhasil membalikkan secara signifikan ke situasi yang menguntungkan dalam pertempuran melawan teroris. Dan operasi-operasi yang direncanakan baik mampu memberikan landasan yang baik untuk kemajuan besar militer Suriah melawan ISIS, tidak hanya di wilayah gurun pasir Suriah dan wilayah perbatasan Suriah-Iraqi," tulis Veterans Today, mengutip keterangan pers militer Suriah.

Keterangan pers itu juga menyebutkan bahwa militer Suriah berhasil memperketat kepungan terhadap sisa-sisa teroris beserta jalur suplai mereka di banyak tempat. Kemajuan ini akan membuat militer Suriah bisa mengalahkan para teroris di Suriah sembari mencegah mereka menyusup keluar Suriah dan menciptakan teror-teror lain di negara lain.

Pada tanggal 11 Juni pasukan Tentara ke-5 Suriah (5th Army Corps) berhasil membebaskan lebih dari 2 km jalan raya yang menghubungkan kota terpencil Arak (atau Urak, Araq). Ini adalah sebuah kota kecil di timur Suriah yang termasuk dalam wilayah Homs Governorate yang terletak di satu oasis di timur kota Palmyra. Arak adalah wilayah yang kaya dengan sumber gas alam.

Sementara itu para teroris mencoba memperkuat diri dalam upaya terakhirnya membendung gerak maju pasukan Suriah, termasuk dengan mengirimkan bantuan dari wilayah Raqqa. Betapapun, bantuan yang diberikan oleh koalisi pimpinan Amerika, termasuk kelompok-kelompok Kurdi terhadap ISIS, berpengaruh besar atas operasi pembersihan ISIS oleh pasukan Suriah dan koalisinya, di wilayah timur. Berkali-kali koalisi Amerika melancarkan serangan terhadap posisi-posisi pasukan Suriah yang tengah bergerak maju.

Pada saat yang sama angkatan udara Suriah dan Rusia juga aktif melancarkan serangannya terhadap para teroris untuk membantu gerak maju pasukan darat. Pada tanggal 5 Juni, misalsnya, serangan udara Suriah berhasil membunuh pimpinan ISIS Abu Al-Bakr Al-Karjatain beserta 20 pengikutnya di sebelah timur Palmyra. Kemudian, pada tanggal 9 Juni konvoi ISIS diserang oleh pesawat-pesawat udara Suriah di dekat Desa Al-Suqqari di selatan Palmyra. SErangan ini menghancurkan sejumlah kendaraan tempur dan membunuh para petempur ISIS.

Dalam beberapa minggu mendatang pasukan pemerintah Suriah akan melancarkan serangan besar-besaran ke Provinsi Deir ez-Zor. Untuk ini Suriah telah mengirimkan sejumlah besar pasukan tambahan. Demikian laporan Veterans Today menyebutkan.(ca)
Skenario pendirian negara Kurdi merdeka oleh kekuatan zionis internasional demi melemahkan kekuatan negara-negara yang berpotensi mengganggu eksistensi Israel, sudah lama menjadi pembicaraan para analis politik Timur Tengah. Skenario ini semakin mengerucut paska serbuan Amerika ke Irak tahun 2003 dan semakin tidak terbendung lagi paska konflik Suriah yang masih terus berlangsung saat ini.

Seperti dilaporkan Veterans Today, Rabu (14 Juni), Rusia telah memberikan persetujuan bagi pembentukan negara Kurdi, meski harus mengorbankan sekutu strategisnya, Suriah. Negara Kurdi mendatang akan mencakup wilayah 'Kurdistan' di Suriah dan Irak, sementara Turki dan Iran dibiarkan tidak kehilangan wilayahnya bagi pembentukan negara itu demi mencegah konflik yang tidak berujung.


"Minggu lalu Presiden Putin mengisyaratkan tidak menolak bila Suriah terpecah, dengan mengatakan bahwa 'Rusia tidak bisa mencegahnya'. Kini kita mengetahui bahwa Rusia telah menandatangani kesepakatan dengan orang-orang Kurdi pada 2 Juni lalu. Kesepakatan ini membuat jelas bahwa Rusia akan mendukung berdirinya negara Kurdistan merdeka. Maka kita bisa memastikan bahwa orang-orang Kurdi akan mendeklarasikan kemerdekaan mereka dalam waktu dekat ini," tulis Veterans Today.

Dikutip dari laporan Al Monitor pada tanggal yang sama,  pemerintah Otonomi Kurdi Irak (Kurdistan Regional Goverment/KRG) dan Rusia telah menandatangani kesepakatan untuk mengijinkan raksasa migas Rusia, Rosneft, untuk masuk ke pasar migas Kurdi yang selama ini didominasi oleh Amerika dan Turki. Penandatanganan dilakukan di sela-sela pertemuan St. Petersburg International Economic Forum, yang digelar tanggal 1-3 Juni.

Dalam perjanjian yang ditandatangani oleh Perdana Menteri KRG Nechirvan Barzani itu ditetapkan bahwa selama 20 tahun Rusia melalui Rosneft berhak untuk membeli minyak mentah produksi Kurdi dan kemudian mengolahnya di Jerman. Sebagai tahap awal, Rusia menginvestasikan $3 miliar ke wilayah KRG. Perjanjian ini merupakan penguatan dari perjanjian sebelumnya pada bulan Februari bagi pembelian minyak mentah Kurdi oleh Rusia selama tahun 2017 sampai 2019.

Dengan perjanjian baru ini, Rosneft menargetkan akan mengeksploitir minyak mentah Kurdi hingga 700.000 barrel hingga 1 juta barrels per-hari pada tahun ini saja. Dengan perjanjian ini, Rusia kini menjadi pemain kunci bisnis minyak Kurdi bersama Amerika dan Turki.

KRG yang terbentuk di wilayah Kurdi di Irak utara paska tumbangnya regim Saddam Hussein oleh serbuan Amerika tahun 2003, terlibat perselisihan dengan pemerintah pusat di Baghdad perihal pengelolaan migas di wilayah kaya migas di Irak utara yang mayoritas dihuni warga Kurdi. Dan ketika pemerintah pusat bermaksud melakukan langkah keras terhadap KRG, ISIS muncul tiba-tiba dan merebut wilayah barat dan utara Irak.

Kini, seiring melemahnya ISIS dan direbutnya kembali kota Mosul oleh Irak, KRG kembali memfokuskan diri untuk memasarkan minyaknya.

Menurut Jabbar Kadir, mantan penasihat politik Perdana Menteri KRG Barham Salih, kesepakatan antara Rusia dan KRG tidak melulu berdasarkan perhitungan bisnis, melainkan juga politik.

“Rusia percaya bahwa Iraq akan terpecah, jika tidak menjadi tiga negara merdeka setidaknya menjadi tiga negara federal. Itulah sebabnya Rusia mengurangi kerjasama dengan pemerintah pusat di Baghdad. Jika pemerintah Baghdad menentang, Rusia dan KRG akan mengatakan (kepada Baghdad), ‘Kamu membuat kesepakatan dengan Amerika untuk membiarkan mereka mengeksplor minyak di wilayah Kurdi. Kami pun akan melakukan hal yang sama," kata Kadir kepada Al-Monitor.

KRG akan menggelar referendum kemerdekaan Kurdi pada bulan September mendatang. Aydin Selcen, mantan diplomat Turki untuk wilayah otonomi Kurdi Irak di Erbil, menyebut perjanjian ini merupakan 'langkah signifikan' yang akan turut mendorong terbentuknya negara Kurdi merdeka setelah dilakukannya referendum.

“Anda tidak bisa mengabaikan aspek politik dari ini semua. Hingga saat ini Turki bisa mengatur sendiri bisnis minyaknya di KKurdistan, namun hal yang sama tidak akan berlaku bagi Rosneft. Maka, ini adalah kesepakatan sangat penting bagi masa depan Kurdistan," kata Selcen.(ca)